Pengikut

Selasa, 15 Januari 2013

MAKALAH
INSTRUMEN UJI DARAH
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah spesialite dan alkes


Disusun oleh:
                                 Kelompok X                                                  
                                             Nama anggota:                                              
                                               Heny Setyo Utami                              (1031011030)             
                                               Herawati  Kaltikaningtyas                 (1031011031)              
                                               Muhammad Najib                              (1031011049)             
                                               Nur Azizah                                           (1031011056)           
                                               Puput Ela Suryani                                (1031011059)             
                                               Rika Nur Hayati                                (1031011064)              
                                                                    



PROGRAM STUDI D-3 FARMASI
SEMARANG
2012
INSTRUMEN UJI DARAH

A.    Definisi Uji Darah
Pengujian kimia darah dapat didefinisikan sebagai mengidentifikasi zat kimia banyak ditemukan dalam darah. The analysis of these substances will provide clues to the functioning of the major body systems. Analisis zat ini akan memberikan petunjuk kepada fungsi sistem tubuh utama. Most nurses are concerned with the fact that many blood chemistry tests are performed on the serum derived from whole blood. Kebanyakan perawat prihatin dengan fakta bahwa tes darah banyak kimia yang dilakukan pada serum yang berasal dari seluruh darah. Serum, of course, is the liquid remaining after whole blood has clotted in the sample tube. Serum, tentu saja, adalah cairan yang tersisa setelah seluruh darah bergumpal memiliki dalam tabung sampel. Some blood chemistry tests are performed on other parts of blood as well. Beberapa tes kimia darah dilakukan pada bagian lain dari darah juga.
Sebuah analisa kimia darah digunakan untuk menentukan komponen dalam darah. Blood analyzers are used by hospitals, medical labs, forensic labs, and by people at home. Analisis darah digunakan oleh rumah sakit, laboratorium medis, laboratorium forensik, dan oleh orang-orang di rumah. A blood chemistry analyzer may be used to test for many things, such as blood cell counts, therapeutic drug monitoring, illegal drug use, blood typing, protein analysis, checking thyroid function, checking for the presence of antibodies, and, when used by patients at home, for glucose or cholesterol monitoring. Sebuah analisa kimia darah dapat digunakan untuk menguji banyak hal, seperti jumlah sel darah, pemantauan obat terapeutik, penggunaan narkoba ilegal, mengetik darah, analisis protein, memeriksa fungsi tiroid, memeriksa adanya antibodi, dan, bila digunakan oleh pasien di rumah, untuk glukosa atau pemantauan kolesterol.
There are several types of tests used by blood analyzers, including cell counters for doing the blood counts, immunoassays for detecting antibodies, tests for ions that measure voltage differences, and tests for the presence of enzymes that detect enzyme activity by a physical change in the sample.
            Melalui pemeriksaan darah secara dini, penyakit asam urat, kencing manis, jantung koroner, dan gula darah bisa dicegah. Ada beberapa jenis tes yang digunakan oleh analisis darah, termasuk sel counter untuk melakukan penghitungan darah, immunoassays untuk mendeteksi antibodi, tes untuk ion bahwa perbedaan tegangan mengukur, dan tes untuk kehadiran enzim yang mendeteksi aktivitas enzim oleh perubahan fisik di sampel.
Analisis darah mungkin mampu melakukan hanya satu jenis tes atau banyak, jadi ketika memilih penganalisis darah diingat tes yang ingin Anda lakukan. Other features that can differ between blood chemistry analyzers and that may be important for your laboratory are number of samples run at a time; tests per hour; sample size needed; if there is a manual override to stop current tests to run an emergency sample; how much data storage it has; and if the blood analyzer is benchtop, portable, or handheld. Fitur lain yang dapat berbeda antara analisis kimia darah dan yang mungkin penting untuk laboratorium Anda adalah jumlah sampel dijalankan pada suatu waktu, tes per jam, ukuran sampel yang dibutuhkan, jika ada manual override untuk menghentikan tes saat ini untuk menjalankan sampel darurat; berapa banyak penyimpanan data memiliki, dan jika analisa darah benchtop, portabel, atau genggam.

B.     Macam-macam test darah
Melakukan pemeriksaan tes darah setahun sekali merupakan langkah yang perlu dilakukan bagi orang dewasa. Tujuannya untuk menghindari berbagai penyakit yang dapat mengancam kehidupan.
Dengan diketahuinya hasil tes darah tersebut kita dapat cepat melihat adanya perubahan yang terjadi di dalam tubuh kita sebelum berlanjut menjadi sakit yang serius seperti penyakit jantung, kanker, diabetes dan lain-lain.

Apa saja tes darah yang penting bagi orang dewasa, berikut daftarnya.
1.      Uji darah lengkap dan uji kimia darah.
2.      Uji darah lengkap biasa dilakukan untuk menentukan adanya kelainan atau penyakit secara menyeluruh. Tes ini memberikan informasi diagnostik yang berhubungan dengan pembuluh darah, hati, ginjal dan sel darahnya sendiri.

C.    Macam-Macam Alat Uji Darah
1.        Mikropipet
Mikropipet dan adalah alat untuk memindahkan cairan yang bervolume cukup kecil. Banyak pilihan kapasitas dlm mikropipet, misalnya mikropipet yg dapat diatur volume pengambilannya (adjustable volume pipette) antara 1µl sampai 20 µl, atau mikropipet yg tidak bisa diatur volumenya, hanya tersedia satu pilihan volume (fixed volume pipette) misalnya : mikropipet 5 µl dalam penggunaannya, mikropipet memerlukan tip.
Cara Penggunaan :
1.      Sebelum digunakan Thumb Knob sebaiknya ditekan berkali-kali untuk memastikan lancarnya mikropipet.
2.      Masukkan Tip bersih ke dalam Nozzle / ujung mikropipet.
3.      Tekan Thumb Knob sampai hambatan pertama / first stop, jangan ditekan lebih ke dalam lagi.
4.      Masukkan tip ke dalam cairan sedalam 3-4 mm.
5.      Tahan pipet dalam posisi vertikal kemudian lepaskan tekanan dari Thumb Knob maka cairan akan masuk ke tip.
6.      Pindahkan ujung tip ke tempat penampung yang diinginkan.
7.      Tekan Thumb Knob sampai hambatan kedua / second stop atau tekan semaksimal mungkin maka semua cairan akan keluar dari ujung tip. 8. Jika ingin melepas tip putar Thumb Knob searah jarum jam dan ditekan maka tip akan terdorong keluar dengan sendirinya, atau menggunakan alat tambahan yang berfungsi mendorong tip keluar.
2.      Glukometer
Glukometer merupakan suatu perangkat yang sangat penting bagi pasien diabetes untuk memonitor kadar gula darahnya. Hal ini sangat penting untuk mencegah terjadinya komplikasi. Penggunaan glukometer mengahuskan pasien mengambil sample darahnya dari jari. Meskipun demikian glukometer generasi ketiga yakni dengan metode invasive sudah ditemukan walaupun penggunaannya untuk home glucose monitoring belum dianjurkan.

3.      Incubator
Incubator adalah alat yang digunakan untuk menyimpan darah agar suhu terjaga dan darah tidak terkontaminasi.

4.      Aggregometer
Digunakan untuk evaluasi kemampuan trombosit untukmembentuk agregat/clump dan mengawali terbentuknyabekuan darah.

5.      Tensimeter
Tensimeter adalah alat pengukuran tekanan darah sering juga disebut sphygmomanometer. Sphygmomanometer terdiri dari sebuah pompa, sumbat udara yang dapat diputar, kantong karet yang terbungkus kain, dan pembaca tekanan, yang bisa berupa jarum mirip jarum stopwatch atau air raksa.

6.      Freezer
Lemari pendingin yang digunakan untuk menyimpan darah.

7.      Cholinesterase Test Kit
Fungsi : Untuk mengetahui kandungan pestisida dalam darah, dengan analisa menggunakan Photometer, Digital, Praktis, sangat mudah dipergunakan dan langsung mendapatkan hasil.

8.      Digital hemoglobinmeter

9.      Iciiwaived
Alat untuk mengukur kadar timbal dalam darah.

1.  Blood Collecting Pack/Blood Bags Teruvlex
Blood Collecting Pack/Blood Bags Teruvlex adalah kantong yang digunakan untuk menampung darah dari pendonor. Biasanya terbuat dari plastik dan berisi larutan anticoagulantia ACD (acid citric, na.citrat, dextrose), CPD (canpuran as.sitrat+ na.sitrat+dextrosa+ na.bifosfat), atau larutan natrium sitrat 4%.




11.  Taking Set/ Blood Donor Set
Taking Set/ Blood Donor Set adalah alat untuk mengambil darah dari pendonor yang kemudian akan ditampung dalam botol atau Blood Bags.


12.  Venoject
Digunakan untuk mengambil darah untuk pemeriksaan tanpa adanya kontaminasi sehingga meminimalkan terjadinya hemolysis. Alat ini terdiri dari:
a.       Tabung vacuum (tanpa antikoagulan)
b.      Tabung “holder” plastik
c.       Jarum spesial, berujung dua, ada yang single sample needle dan ada yang multiple sample needle.

  1. Preza Pak/ Microsampler-AVL 0073
Digunakan untuk mengambil darah arteri dan untuk analisa gas darah. Alat ini terdiri dari 3 bagian yaitu:
a.       Jarum spesial berujung 2
b.      Guide holder
c.       Sampler untuk menampung darah, berskala tiap ½ ml (berkapasitas 5ml)
Kapiler yang sudah berisi darah tersebut kemudian digunakan untuk penentuan pH, PO2, PCO2 dll dengan menggunakan alat pH Blood Gas Analyzer.

  1. Giving Set/ Blood administration Set/Transfution Set
Alat untuk memberikan darah kepada pasien.

                    
  1. Solution Administration Set/ INFUSION Set/Soluset
Untuk alat yang digunakan pemberian cairan kepada penderita, Biasanya dilengkapi dengan buret.



Daftar Pustaka
Hartono. 2002. Alat-Alat Kesehatan dan Kedokteran. Jakarta: Depot Informasi           Obat.
http:\alkes\Alat cek gula darah, Asam urat dan Kolesterol.html.
http:\alkes\Alat Test Darah, Test Kesehatan Bisa di Mana Saja _ Harga Jual.html.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar